Lompat ke konten

Authemic

System of Trust

  • WordPress Theme
  • AI
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Komunitas
  • Tanya Authemic
  1. Authemic
  2. Article
  3. BRIN Kembangkan Teknologi AI untuk Pertanian Presisi

BRIN Kembangkan Teknologi AI untuk Pertanian Presisi

14/03/2026 oleh Mas Hedi

Badan Riset dan Inovasi Nasional kembali menegaskan komitmennya dalam mendorong pemanfaatan teknologi sains data untuk memperkuat sistem pertanian nasional yang lebih adaptif dan berbasis data. Integrasi berbagai teknologi seperti penginderaan jauh, data multidimensi, serta pendekatan kecerdasan buatan dinilai dapat menjadi kunci dalam pengembangan sistem pertanian presisi (smart farming) di Indonesia.

Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Pusat Riset Sains Data dan Informasi (PRSDI) BRIN, Esa Prakasa saat membuka webinar DESAIN #2 (Dialog Eksplorasi Sains Data dan Informasi) yang digelar secara daring oleh PRSDI BRIN pada Rabu (11/3). Kegiatan ini menjadi forum diskusi ilmiah yang mempertemukan peneliti dan praktisi untuk membahas inovasi teknologi dalam mendukung pengembangan sektor pertanian modern.

Menurut Esa, optimalisasi sistem manajemen dan pemantauan fenologi padi sangat penting untuk menjaga stabilitas produksi pangan nasional. Hal ini menjadi semakin krusial di tengah meningkatnya tantangan perubahan penggunaan lahan serta variabilitas iklim yang semakin tidak menentu.

📚 Baca Juga

  • Menjaga Nilai Kemanusiaan dalam Etika Algoritma AI
  • 5 Teknik Rahasia Mendapatkan Jawaban AI yang Lebih Akurat
  • IHSG Menguat di Tengah Meredanya Kekhawatiran Disrupsi AI Global

“Melalui integrasi teknologi penginderaan jauh, data multidimensi, serta paradigma Federated Learning, kita dapat melatih model kecerdasan buatan secara kolaboratif tanpa harus memindahkan data sensitif. Pendekatan ini membuka peluang untuk membangun sistem pertanian yang lebih adaptif, kolaboratif, dan berbasis data,” jelas Esa.

Webinar DESAIN #2 ini merupakan kegiatan kedua yang diselenggarakan pada tahun 2026 oleh Kelompok Riset Knowledge and Data Engineering di PRSDI BRIN. Kelompok riset tersebut berfokus pada eksplorasi pemanfaatan sains data dan teknologi informasi untuk mendukung pengembangan pertanian presisi sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional.

Dalam implementasinya, pendekatan yang dikembangkan memanfaatkan pemetaan partisipatif, integrasi data multidimensi, serta model kecerdasan buatan berbasis Federated Learning untuk memantau fenologi padi secara real-time dan berkelanjutan. Metode ini juga menjadi bagian dari konsep citizen science, yaitu pendekatan yang melibatkan masyarakat dalam proses pengumpulan serta validasi data pertanian.

Esa menjelaskan bahwa pemantauan fenologi padi mencakup berbagai fase pertumbuhan tanaman, mulai dari tahap penanaman, fase vegetatif, fase reproduktif, hingga tahap panen. Informasi ini memiliki peran penting dalam perencanaan produksi dan pengelolaan pertanian.

Namun selama ini, metode konvensional yang mengandalkan survei lapangan memiliki berbagai keterbatasan. Selain membutuhkan biaya operasional yang cukup besar, metode tersebut juga memiliki cakupan wilayah terbatas dan belum mampu menyediakan data secara cepat serta real-time.

Perkembangan teknologi penginderaan jauh dinilai mampu menjadi solusi untuk mengatasi kendala tersebut. Analisis citra satelit optik maupun radar dapat digunakan untuk mengidentifikasi fase pertumbuhan tanaman secara otomatis. Beberapa indikator seperti NDVI (Normalized Difference Vegetation Index) serta parameter radar seperti VV dan VH dapat dimanfaatkan untuk memantau kondisi vegetasi secara lebih akurat.

Integrasi berbagai sumber data ini memungkinkan pemantauan fenologi tanaman padi yang lebih presisi baik secara spasial maupun temporal. Dengan demikian, sistem ini dapat mendukung pengembangan pertanian presisi yang lebih efektif dalam meningkatkan produktivitas pertanian nasional.

Meski demikian, Esa menegaskan bahwa analisis berbasis citra satelit tetap memerlukan validasi langsung di lapangan agar hasil pemantauan benar-benar sesuai dengan kondisi riil yang terjadi pada lahan pertanian.

Ia juga menambahkan bahwa perkembangan perangkat mobile serta teknologi berbasis Internet of Things (IoT) membuka peluang besar dalam pengembangan sistem federated learning di sektor pertanian. Teknologi tersebut memungkinkan pengumpulan dan pemrosesan data dari berbagai lokasi tanpa harus memusatkan seluruh data pada satu sistem.

Namun keberhasilan penerapan teknologi ini tetap bergantung pada ketersediaan infrastruktur telekomunikasi yang memadai. Infrastruktur jaringan yang baik sangat diperlukan untuk mendukung proses pertukaran data dan model kecerdasan buatan secara optimal.

Melalui forum DESAIN #2 ini, BRIN berharap muncul berbagai gagasan inovatif serta peluang kolaborasi yang lebih luas antara PRSDI, Telkom University, pemerintah daerah, serta sektor industri. Kolaborasi tersebut diharapkan dapat mempercepat penerapan hasil riset sains data dalam sistem pertanian nasional yang lebih cerdas, adaptif, dan berkelanjutan.

Penguatan kolaborasi antara peneliti, akademisi, pemerintah, dan industri dinilai menjadi langkah penting dalam membangun ekosistem pertanian berbasis teknologi yang mampu menjawab tantangan ketahanan pangan di masa depan. Inovasi yang lahir dari penelitian diharapkan tidak hanya berhenti pada tataran akademik, tetapi juga dapat diimplementasikan secara nyata untuk meningkatkan produktivitas sektor pertanian Indonesia.

Dengan pemanfaatan teknologi sains data, kecerdasan buatan, dan penginderaan jauh, Indonesia memiliki peluang besar untuk membangun sistem pertanian yang lebih modern dan efisien. Upaya tersebut diharapkan mampu mendukung terciptanya ketahanan pangan nasional yang kuat serta meningkatkan kesejahteraan petani di berbagai daerah.

Kategori: Article Tag: ai, ai marketing, artificial intelligence, authemic

Navigasi artikel

Artikel sebelumnya10 Tools AI Video Terbaik Tahun 2026 yang Mengubah Cara Kreator Membuat Konten
Artikel berikutnyaMengenal Library Math di Python dan Contoh Aplikasi Matematika Lengkap

Artikel terkait

Menjaga Nilai Kemanusiaan dalam Etika Algoritma AI 04/03/2026
5 Teknik Rahasia Mendapatkan Jawaban AI yang Lebih Akurat 28/02/2026
IHSG Menguat di Tengah Meredanya Kekhawatiran Disrupsi AI Global 26/02/2026
Human in the Loop dalam Keputusan Berisiko Tinggi 16/02/2026

Artikel Terbaru

  • 10 Tools AI Gambar Terbaik Tahun 2026 untuk Desain, Konten, dan Kreativitas Digital
  • Tutorial Lengkap Menggunakan Library Statistics di Python
  • Tutorial Membuat Kalkulator Saintifik dengan Python (Lengkap untuk Pemula)
  • Mengenal Library Math di Python dan Contoh Aplikasi Matematika Lengkap
  • BRIN Kembangkan Teknologi AI untuk Pertanian Presisi

Arsip

  • Maret 2026
  • Februari 2026
  • Januari 2026

Kategori

  • AI
  • AI for School
  • AI Marketing
  • Article
  • Artificial General Intelligence
  • Bahasa Program
  • CSS
  • HTML
  • JavaScript
  • PHP
  • Product
  • Python
  • React JS
  • Story
  • True Story
  • Wordpress Theme

Artikel Populer

  • Sinergi AI & Blockchain: Solusi Krisis Kepercayaan Digital di Tahun 2026
  • 10 Tools AI Gambar Terbaik Tahun 2026 untuk Desain, Konten, dan Kreativitas Digital
  • Tren Otomatisasi AI yang Wajib Diketahui Profesional Muda
  • Filosofi PHP Native: Mengapa Menulis Kode dari Nol Masih Menjadi Skill Elit di 2026?
  • Dampak AI terhadap Ekosistem Web Development

Artikel Terkait

  • Menjaga Nilai Kemanusiaan dalam Etika Algoritma AI
  • 5 Teknik Rahasia Mendapatkan Jawaban AI yang Lebih Akurat
  • IHSG Menguat di Tengah Meredanya Kekhawatiran Disrupsi AI Global
  • Human in the Loop dalam Keputusan Berisiko Tinggi
  • Etika Algoritma dalam Pengambilan Keputusan Hukum

Rekomendasi

  • 10 Tools AI Gambar Terbaik Tahun 2026 untuk Desain, Konten, dan Kreativitas Digital
  • Tutorial Lengkap Menggunakan Library Statistics di Python
  • Tutorial Membuat Kalkulator Saintifik dengan Python (Lengkap untuk Pemula)
  • Mengenal Library Math di Python dan Contoh Aplikasi Matematika Lengkap
  • BRIN Kembangkan Teknologi AI untuk Pertanian Presisi
  • Disclaimer
  • Hubungi Kami
  • Komunitas
  • Lisensi dan Hak Cipta
  • Privacy Policy
  • Register
  • Syarat & Ketentuan
  • Tanya Authemic
  • Tentang Kami
  • WordPress Theme
  • AI
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Komunitas
  • Tanya Authemic

agi ai ai driven search ai marketing algoritma apa itu agi apa itu css apa itu html artificial general intelligence artificial intelligence authemic belajar css belajar html belajar html pemula belajar python belajar react js computational thinking css digital desa etika algoritma html html untuk pemula industri 4.0 industri 5.0 jasa pembuatan website jasa website murah opendesa php php native python python untuk pemula react js revolusi industri sejarah industri sid tema wordpress tema wordpress gratis tutorial css tutorial html tutorial html pemula tutorial python tutorial python untuk pemula tutorial react js website desa wordpress

© 2026 Authemic · System of Trust · Autemic AI by Mas Hedi